Penigkatan Kualitas Mahasiswa S1 FH UNSYIAH Melalui FGD Buku Panduan Tugas Akhir

Banda Aceh, 12 Agustus 2015

Peningkatan mutu lulusan di perguruan tinggi merupakan salah satu isu penting saat ini, bukan hanya di tingkat lokal dalam konteks Aceh semata, tetapi juga merupakan isu nasional dan global.  Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala memberikan  perhatian khusus mengenai hal tersebut. Selain itu memastikan dan menjalankan salah satu aspek Tri Darma Perguruan Tinggi, yaitu hasil penelitian mahasiswa program S-1 Fakultas Hukum Unsyiah harus berkualitas dan mampu berkiprah dan berkontribusi di era global yang berubah cepat.

Dekan FH Unsyiah, Prof. Dr.  Faisal A. Rani, S.H., M.Hum, saat penutupan FGD Penyusunan Buku PanduanTugas Akhir Mahasiswa Program S-1 Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala, 12 Agustus 2015, di Aula FH Unsyiah menjelaskan “Dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir, FH Unsyiah terus berbenah diri mengupayakan perbaikan mutu lulusan Program S-1. Kegiatan FGD antara lain mempertahankan konsistensi FH Unsyiah yang kembali meraih dan mempertahankan predikat akreditasi A, menjaga kualitas alumni yang memiliki komitmen, menjaga mutu melalui luaran tugas akhir mahasiswa,  berintregritas, mampu beradaptasi serta mengaplikasi ilmu yang diperoleh selama di perguruan tinggi dengan mengantisipasi perkembangan  isu global.  Hal itu tentu saja harus ada keselarasan antara keilmuwan  yang diperolehnya dengan keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah Swt.

Lebih lanjut Dekan menjelaskan bahwa selama ini penyelesaian Tugas Akhir Mahasiswa Program S-1 FH Unsyiah terdiri dari skripsi, studi kasus (case study), dan memorandum hukum (legal memorandum). Mahasiswa diberikan kebebasan untuk memilih salah satu dari ke-3 bentuk tugas akhir tersebut”. “Sorotan atas penegakan hukum di Indonesia saat ini memiliki implikasi terhadap kinerja lembaga pendidikan, termasuk FH Unsyiah yang merupakan Fakultas Hukum Pertama serta merupakan fakultas ke-3 yang berdiri sejak 2 September 1961 di lingkungan Unsyiah yang merupakan jantong hatee rakyat Aceh. Oleh karena itu, FH Unsyiah harus berbenah, merubah cara pandang lulusan berpedoman kepada pentingnya dimensi integritas, termasuk mencegah segala bentuk plagiarisme, tegas Dekan FH Unsyiah, Prof. Dr. Faisal A Rani., S.H., M.Hum.  Hal ini merupakan komitmen strategis bersama membangun kepercayaan publik.

Dalam penutupan tersebut Ketua Panitia Pelaksana kegiatan FGD, Dr. Sri Walny Rahayu, S.H., M.Hum., menyatakan “ Suatu karya tulis berupa Tugas Akhir Mahasiswa merupakan karya agung keilmuan seseorang. Oleh karena itu harus ada suatu indikator/standar yang jelas, baku, mudah dipahami sebagai rujukan. Untuk hal tersebut Tim S4 Fakultas Hukum yang diketuai Fikri, S.H., M.H., membuat program revisi buku pedoman penulisan Tugas Akhir Mahasiswa Program S1 FH Unsyiah. Kegiatan FGD di danai oleh BOPT tahun 2015 berlangsung sejak 10 -12 Agustus 2015 diikuti oleh 16 orang Dosen FH Unsyiah yang dipilih mewakili berbagai bagian di fakultas hukum, memiliki latar belakang kepakaran beragam dan mumpuni.  Fasilitatator dan Narasumber FGD Penyusunan Buku Panduan oleh Prof. Dr. Ilyas Ismail, S.H., M. Hum dan  Azhari Yahya, S.H., MC.L, MA.

Lebih Lanjut Ketua Panitia Pelaksana FGD menyatakan “Perkembangan khazanah keilmuan bidang hukum dan Pembangunan demokrasi di Indonesia, khususnya di Aceh memiliki relevansi terhadap tuntutan pemajuan pendidikan di bidang hukum. Orisinalitas suatu karya tulis dalam bentuk Tugas Akhir menjadi syarat utama. Fakultas Hukum Unsyiah harus dapat menyikapi hal tersebut,  apalagi Negara Indonesia telah memiliki regulasi Hak Cipta sejak era Kolonial Belanda yaitu Auterswet 1912 dan ketika Indonesia merdeka perlindungan hak cipta mengalami beberapa kali pembaruan sampai dengan terakhir melalui UU Hak Cipta Nomor 28 Tahun 2014. UU Hak Cipta Tahun 2014 ini memberikan sanksi tegas secara pidana dan ganti rugi bagi pelanggaran yang dilakukan. Hal ini harus diwaspadai oleh Mahasiswa dan Dosen terkait dengan proses pembimbingan mahasiswa dalam pelaksanaan tugas akhir. Akses melalui Internet dan berbagai fasilitas era cyber memudahkan siapapun melakukan piracy terhadap hak cipta. Perlindungan hak cipta harus mendapat perhatian penuh ketika melakukan revisi Buku Panduan Tugas Akhir FH Unsyiah dalam hal merujuk berbagai referensi penulisannya.

Buku Panduan Tugas Akhir yang akan dihasilkan merupakan sumber pedoman resmi yang dirujuk oleh Mahasiswa dan Dosen pembimbing untuk menghasilkan penelitian mahasiswa berkualitas.  Mahasiswa dan dosen pembimbingnya berperan strategis menghasilkan penelitian Tugas Akhir melalui skripsi, studi kasus, memorandum hukum yang mengangkat dan menelaah isu-isu kekinian sesuai dinamika masyarakat yang bergerak cepat. Buku panduan Tugas Akhir ini diharapkan mampu menghasilkan keluaran tugas akhir mahasiswa hukum S1 Unsyiah yang baik, sesuai dengan standar  penulisan ilmiah dan memiliki format seragam.

Adanya Buku Panduan resmi FH Unsyiah menjawab keragu-raguan atau ketidakjelasan diferensiasi antara ke-tiga model Tugas Akhir dalam bentuk  Skripsi, Studi Kasus, memorandum Hukum tersebut. Revisi tersebut juga berusaha menjelaskan pemahaman perbedaan penggunaan metodologi penelitian (terkait antara penggunaaan penelitian hukum normatif dengan penelitian hukum empiris).  Revisi Buku Panduan diharapkan terbentuknya format baku penulisan ke-tiga bentuk tugas akhir  dimaksud, sehingga secara nyata dapat ditunjukkan bagaimana keluaran format Skripsi, Studi Kasus dan Memorandum Hukum. Diharapkan ke depan, lulusan FH Unsyiah bukan sekedar melakukan dan membuat penelitian tetapi hasilnya harus dapat berkontribusi nyata sekaligus menjadi sumber referensi ilmiah bagi masyarakat dan pengembangan keilmuan hukum di Indonesia dan Negara luar.

Hasil Tugas Akhir mahasiswa Fakultas Hukum diharapkan mampu memecahkan persoalan dan memberikan solusi bagi perkembangan hukum di Aceh dan Indonesia umumnya, bukan hanya sekedar menyelesaikan tugas akhir untuk melengkapi syarat lulus menjadi Sarjana Hukum, semataRevisi Buku Panduan Tugas Akhir akan disosialisasikan baik kepada dosen maupun mahasiswa FH Unsyiah. Namun sebelum menjadi Buku Panduan yang merupakan sumber rujukan resmi, Dekan FH Unsyiah Prof. Dr. Faisal A. Rani, S.H., M.Hum dan Pembantu Dekan II Dr. Mahdi Syahbandir, S.H., M.Hum secara lisan menyatakan akan diperhalus bahasa dan kedalaman materi yang dilaksanakan oleh tim SJMF Hukum Unsyiah.

Demikian, pernyataan Ketua Panitia Pelaksana FGD. Darussalam, 12 Agustus 2015.

·           Dr. Sri Walny Rahayu, S.H., M.Hum. (Ketua)

·           Rosmawati, S.H.,M.H. (Sekretaris)

·           Faisal, S.H. (Anggota)

·           Roslaini Ramli, S.H., M.H. (anggota)

·           Adi Hermansyah, S.H., M.H. (anggota)

 

Buku Panduan Tugas Akhir dapat di download disini