27 Sep 2022

Ketua Pengadilan Negeri Banda Aceh Kunjungi Fakultas Hukum USK

Banda Aceh – Ketua Pengadilan Negeri (PN) Banda Aceh R. Hendral, S.H., M.H. mengunjungi Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (USK), Selasa, (01/03/22), Darussalam, Banda Aceh. 

Kedatangan Ketua PN Kelas IA tersebut disambut oleh Dekan Fakultas Hukum USK Dr. M. Gaussyah, S.H., M.H, yang didampingi oleh Wakil Dekan III Syamsul Bahri MA. dan Dosen FH USK Ahmad Mirza Safwandy, S.H., M.H.

Ketua PN Banda Aceh R. Hendral, S.H., M.H. didampingi oleh Dian Alifia, S.E., S.H., Hakim Ad Hoc PN Banda Aceh, Dr. H. Edwar, S.H., M.H., Hakim Ad Hoc Tipikor PN Banda Aceh, Misbah ST M.Eng Pranata Komputer Ahli Muda dan Dessy Diana, S.H. Analis Humas PN Banda Aceh.

Dia juga menuturkan, kerja sama yang akan dilakukan juga terkait dengan program access to justice for the poor.

“Saya pikir kita bisa mendesain bersama Gampong untuk program access to justice for the poor seperti program pembebasan biaya perkara bagi orang tidak mampu, perkara permohonan perbaikan data kependudukan, kerja sama dalam hal program magang bagi mahasiswa, dan pendampingan dalam berbagai kegiatan akademik misalnya menjadi Narasumber/Pengajar.” jelas R. Hendral.  

Saat menerima Ketua PN Banda Aceh dan rombongan di ruang kerjanya, Dr. M. Gaussyah, S.H., M.H. mengucapkan selamat kepada R. Hendral, S.H., M.H. atas jabatan barunya sebagai Ketua PN Banda Aceh.

M. Gaussyah juga mengatakan, FH USK menyambut baik program kerja yang disampaikan Ketua PN Banda Aceh. Apalagi menurutnya, kerja sama telah terjalin dengan PN Banda Aceh.

“Kita menyambut baik kerja sama lanjutan antara FH USK dan PN Banda Aceh, InsyaAllah kami mendukung berbagai program yang disampaikan Bapak Ketua PN  Banda Aceh terkait dengan access to justice for the poor.” kata M. Gaussyah.

Selama ini menurut M. Gaussyah, kerja sama yang berlangsung dengan pihaknya dalam kegiatan pemagangan mahasiswa, kemudian menjadi pengajar dari unsur praktisi maupun pendampingan terhadap berbagai kegiatan mahasiswa.

“Selama ini kita sudah melakukan berbagai kegiatan kerja sama seperti program magang, pengajar dari unsur praktisi dan pendampingan dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan. Namun, ke depan kita juga bisa memfokuskan dalam kegiatan reformasi birokrasi seperti Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).” kata M. Gaussyah.

Menurut M.Gaussyah berbagai kegiatan yang akan dituangkan dalam MoA dengan PN Banda Aceh  merupakan bagian dari pengabdian masyarakat FH USK, sebagaimana pelaksanaan nilai-nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Pada pertemuan yang berlangsung akrab itu, Dekan FH USK juga mengundang Ketua PN Banda Aceh dan para hakim Ad Hoc Tipikor untuk melanjutkan studi S3 di FH USK.

Sumber

Tinggalkan Balasan